Tulisan kali ini penjelasan Lora Muhammad Ismail Ascholy tentang
orang-orang tsuqala' dengan bahasa yang penulis edit lebih formal
***
Apakah kalian punya teman tsuqala'? Biasanya pasti ada
Tsuqala' adalah:
حسبك
في الثقلاء ان اللّٰه لم يحتملهم
Tsuqala' itu Allah pun "tidak mampu"
Apa maksudnya? Tsuqala' adalah golongan makhluk yang
keberadaan mereka membuat tidak nyaman. Bila dia datang, "deggg",
bukan karena haibah (wibawa) nya melainkan karena biasanya dia
bertingkah.
Begini, bila dia ngobrol, menghabiskan waktu, bahkan isi obrolannya
menurut orang awam pun tidak penting sama sekali. Kalau cerita ga nyambung.
Belum selesai ngomong sesuatu, disambungkan ke cerita lain, dan keduanya tidak
ada hubungan sama sekali.
Biasanya dia (orang yang termasuk tsuqala') juga sering cerita
tentang dirinya, padahal tidak ada yang bertanya dan tidak ada yang
mengharapkan dia bercerita, bahkan tidak ada yang mengharapkan dia ikut
bergabung dalam pembicaraan. 😂
Tsuqala' itu makhluk bila dia bergabung denganmu hendak kamu usir, kamu
sungkan. Tapi bila tidak kamu usir, dadamu capek. Bukan karena benci, ya karena
memang dia tsuqala'.
Tsuqala' itu, suatu saat As-Sya'bi sakit. Ternyata ada makhluk model
penjelasan diatas (tsuqala', red) yang menjenguk beliau, kemudian dia
duduk lama sekali. Lalu dia bertanya, "Selama panjenengan sakit, apa yang
paling parah dan menyakitkan?" As-Sya'bi menjawab,
"Kehadiranmu!" 🤣
Ada lagi, Abu Bakar bin Ayyasy pernah suatu ketika baca kitab
bersama beberapa muridnya, kemudian ada makhluk model penjelasan diatas (tsuqala',
red) lewat depan majelis, saat itu juga tiba-tiba beliau memejamkan mata,
menunduk, lama sekali. Muridnya kaget, "Apakah panjenengan tidur,
Syekh?" Beliau menjawab, "Tidak, aku cuma pura-pura, takut makhluk
itu ikut bergabung" 🤣
Bahkan Abu Hurairah jika telah kedatangan makhluk model penjelasan
diatas berdoa:
اللهم
اغفرلي وله وارحني منه
Ya Allah, ampuni aku dan dia, dan buatlah aku nyaman tanpa dia 🤣
Bahkan Hammad bin Salamah doanya lebih ekstrim:
رَبَّنَا
اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ اِنَّا مُؤْمِنُوْنَ (الدخان: ١٢)
Ya Allah, hapus azab ini dari kami, sungguh kami beriman! 🤣
Intinya, tsuqala' itu serba tidak pantas. Mau melucu, garing. Kalau
cerita, gak seru. Kalau curhat, gak bikin terharu. Kalau serius, halah gak
penting. 🤣
Nah, jika hidup kalian hadir makhluk seperti ini, maka ingat satu hal:
Hadirkan dalam pikiranmu setiap detik bahwa kamu dapat pahala,
karena kamu kuat untuk sabar duduk bersamanya.
Atau main handphone, bila kamu dipanggil, jawab
"hmm?" tapi pandanganmu tetap di layar 😂
Bagaimana kalau orang merasa dirinya tsuqala'? Bagaimana
cara merubah dirinya?
Omong-omong, jika ingin tahu lebih tentang tsuqala', bisa
baca kitab karya Imam Suyuthi berjudul Ithafu al-Nubala' bi Akhbar
al-Tsuqala', isinya kisah lucu tentang tsuqala'.
Dalam kitab tersebut tertulis, kata Hammad bin Abi Sulaiman,
"Siapa merasa dan khawatir dirinya termasuk tsuqala', berarti dia
tidak termasuk. Siapa yang tidak merasa demikian, itulah dia." Dalam
riwayat lain, maqalah Hammad bin Abi Sulaiman tersebut dinisbatkan pada Sayidina
Umar.
Ciri-ciri tsuqala' yang telah disebutkan diatas tambah satu
hal lagi, bila bergabung dalam pembicaraan dia kuat berlama-lama, yaa karena
tidak perlu kulakan bahan pembicaraan. 😂
Malah Imam Syafi'i bilang begini:
Kalau ada makhluk tsuqala' duduk dipinggirku, pasti tempat dia
duduk lebih anjlok daripada sisi satunya, saking berat dan betahnya 🤣
Diantara bentuk ekspresi orang-orang dulu tentang tsuqala':
يَا
بَغِيضُ ابنُ البَغِيضِ • أَخُو البَغِيضِ ابنِ البَغِيضَة
يَالَيتَ
أُمُّكَ لَم تَلِد • كَ وَكُنتَ في الأَرحَامِ
حَيضَة
Andai ibumu tidak melahirkanmu, andai kau terus saja berupa haid di
alam rahim
لَو/كَانَ
آدَمُ عَلِمًا غَيبًا • سَيَكُونُ فِي أَولَادِهِ غَبَر
لأَبَانَ
حَدًّا بِالطَّلَاقِ حَقِيقَةً • وأَبَى لِأَجلِكَ أَن يَكُونَ أَبَا البَشَر
Andai Nabi Adam tahu bahwa diantara keturunannya bakal ada kamu,
pasti dia tidak mau dikatakan moyang manusia
يَا
مَن لَهُ فِي وَجهِهِ إِن بَدَا • كُنُوزُ قَارُونَ مِنَ البُغضِ
لَو
فَرَّ شَيءٌ قَطُّ مِن شَكلِهِ • فَرَّ إِذَن بَعضُكَ مِن بَعضِ
كَونُكَ
فِي صُلبِ (أَبِينَا الَّذِي) • أَهبَطَنَا جَمعًا إِلَى الأَرضِ
Keberadaanmu dalam sulbi Nabi Adam lah yang membuat beliau jatuh ke
bumi, bukan karena gravitasi 🤣
Ayat yang menerangkan tentang tsuqala' menurut Imam Al-Qurthuby:
يٰٓاَيُّهَا
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتَ النَّبِيِّ اِلَّآ اَنْ يُّؤْذَنَ
لَكُمْ اِلٰى طَعَامٍ غَيْرَ نٰظِرِيْنَ اِنٰىهُ وَلٰكِنْ اِذَا دُعِيْتُمْ فَادْخُلُوْا
فَاِذَا طَعِمْتُمْ فَانْتَشِرُوْا وَلَا مُسْتَأْنِسِيْنَ لِحَدِيْثٍۗ اِنَّ ذٰلِكُمْ
كَانَ يُؤْذِى النَّبِيَّ فَيَسْتَحْي مِنْكُمْ ۖوَاللّٰهُ لَا يَسْتَحْي مِنَ الْحَقِّۗ
وَاِذَا سَاَلْتُمُوْهُنَّ مَتَاعًا فَسْـَٔلُوْهُنَّ مِنْ وَّرَاۤءِ حِجَابٍۗ ذٰلِكُمْ
اَطْهَرُ لِقُلُوْبِكُمْ وَقُلُوْبِهِنَّۗ وَمَا كَانَ لَكُمْ اَنْ تُؤْذُوْا رَسُوْلَ
اللّٰهِ وَلَآ اَنْ تَنْكِحُوْٓا اَزْوَاجَه مِنْۢ بَعْدِه اَبَدًاۗ اِنَّ ذٰلِكُمْ
كَانَ عِنْدَ اللّٰهِ عَظِيْمًا (الأحزاب: ٥٣)
Jadi ketika Nabi resepsi, ada beberapa orang yang sampai malam gak
pulang-pulang dan gak pergi dari ndalem beliau. Nabi gak enak hendak
menyuruhnya pergi, yaa masa Nabi ngusir. Akhirnya Nabi cuma bisa mondar-mandir
keluar masuk, tapi mereka tetap saja begitu. 😂
Akhirnya Tuhan yang "tidak mampu" turunlah ayat keras,
"Kalau bertamu Nabi jangan lama-lama!"
Meskipun itu ayat tsuqala', bagian akhirnya adalah ayat
hijab. Jadi pertama kali perintah hijab turun ya karena orang-orang menyebalkan
ini.
Mengenai tsuqala', masyayikh Hadramaut memberikan
amalan bila ada tsuqala' bertamu
ke rumah kita, baca surat Al-Zalzalah agar cepat pulang
Bahkan disebut dalam syair:
زُلزِلَتِ
الأَرضُ فَقَالَ مَا لَهَا • لِأَيِّ شَيءٍ أَخرَجَت أَثقَالَهَا
قَالُوا
بَدَا فِي ذَا الزَّمَانِ وَاحِدٌ • مَشَى عَلَى أَجنَابِهَا أَمَالَهَا
لَو
وَازَنُوا السَّبعَ السَّمَاوَاتِ العُلَى • وَالسَّبعَةَ الأَرضِينَ مَع جِبَالِهَا
مَا
/وَازَنُوا قُلَامَةً مِن ظُفرِهِ • وَلَو نَزَى بِمِثلِهِ أَمثَالَهَا
Penyebab bumi gonjang-ganjing dan mengeluarkan isi berat-beratnya
ketika masuknya pertanda hari kiamat adalah tsuqala' yang mulai berkembang biak
sehingga bumi mual.

ini menarik banged si
BalasHapusPosting Komentar